
untukmu yang mencintaiku
“Sebuah ikatan ukhuwah bukanlah satu harapan, namun ikatan ukhuwah itulah wujud dari keputusan hingga datangkan yang sebagaimana kan teraih lisan”.
.::Erti Hati Pada Memahami::.

“Sebuah ikatan ukhuwah bukanlah satu harapan, namun ikatan ukhuwah itulah wujud dari keputusan hingga datangkan yang sebagaimana kan teraih lisan”.
Bicara Al-Barudi :“Naiklah ke puncak kemuliaan, laksana seekor helang yang hanya mahu hinggap di puncak gunung. Tinggalkan sesuatu yang hina demi sesuatu yang mulia. Mari kita harungi samudera yang luas dan dalam. Lalu kita tinggalkan anak sungai yang dangkal.”
Tidakkah kamu melihat bahawa Allah menggerak-gerakkan awan,
kemudian dikumpulkan-Nya (Allah) antara (bahagian-bahagian)nya,kemudian Dia (Allah) menjadikannya bertindih-tindih,maka kelihatanlah olehmu hujan keluar daripada celah-celahnya.Dan Dia (Allah) menurunkan dari langit, daripada gunung, yang di dalamnya (terdapat) salji (ais),maka ditimpakan-Nya kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya (Allah) dan dipalingkan-Nya (Allah)daripada siapa yang dikehendaki-Nya (Allah).Hampir-hampir pancarannya yang berkilauan menghilangkan penglihatan.[ Surah an-Nur: 43 ]
Turn each worry into a Dua and each Dua into an action plan.That will show your commitment to your request and will focus your energy in the right direction.
" It is possible that you dislike a thing which is good for you, and that you love a thing, which is bad for you. But Allah knows, while you know not."
Surah Al-Baqarah [2:216]
Antara Potret Kenangan Ku,
Di Jadikan Karya kiasan ku.
Pesona Sang Pencipta 'Langit Biru'
Allah berfirman (QS. 13 : 16):
قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ قُلِ اللَّهُ قُلْ أَفَاتَّخَذْتُمْ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ لاَ يَمْلِكُونَ لأَفُسِهِمْ نَفْعًا وَلاَ ضَرًّا قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الأَعْمَى وَالْبَصِيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِي الظُّلُمَاتُ وَالنُّورُ أَمْ جَعَلُوا لِلَّهِ شُرَكَاءَ خَلَقُوا كَخَلْقِهِ فَتَشَابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْ قُلِ اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
“Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah.” Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?”. Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”.




